Buang air kecil yang tidak lancar, sedikit-sedikit namun begitu sering yang biasa kita namakan anyang-anyangan memang sangat mengganggu. Namun tahukah Anda apa itu penyebab dan cara mengatasinya?

Penyebab dan Cara Mencegah Anyang-Anyangan

Penyebab dan cara mencegah anyang-anyangan – Buang air kecil yang normal dalam sehari adalah sekitar 4 sampai 8 kali dengan volume mencapai 1,8 liter. Apabila lebih dari itu dan dengan volume sedikit-sedikit baiknya Anda berhati-hati.

Buang air kecil dalam intensitas yang sering dan volume sedikit sedikit sering kita sebut dengan anyang-anyangan. Masalah seperti ini yang disertai dengan nyeri dapat membahayakan kesehatan Anda.

Penyebab dan Cara Mencegah Anyang-Anyangan

Anyang-anyangan sendiri dapat dipicu karena kesalahan saat membasuh organ kewanitaan kita setelah buang air kecil. Gerakan membasuh dari arah belakang ke depan bisa menyebabkan bakteri dari usus besar seperti E. Coli menghinggapi saluran kencing. Bakteri ini dapat menginfeksi kandung kemih yang bila tak diobati dapat juga menginfeksi ginjal.

Selain itu, masalah buang air kecil seperti ini juga dapat disebabkan oleh kebersihan celana dalam yang kurang terjaga, kekurangan minum air putih, serta aktivitas fisik yang terlalu berat.

Kebanyakan para wanitalah yang mengalami anyang-anyangan. Menurut My Prive World, jika dibandingkan dengan pria, wanita memiliki resiko 50% lebih banyak untuk mengalami anyang-anyangan dalam hidupnya.

Bahayanya, para wanita biasanya akan merasa malu saat anyang-anyangan. Kebanyakan mereka akan menahan kencing karena malu jika harus bolak-balik ke toilet dan dikira tak bisa menjaga kebersihan organ kewanitaannya.

Padahal apabila ini terus dibiarkan justru dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Tentu ini tidak kita harapkan. Oleh karenanya, jangan tahan kencing ketika anyang-anyangan dan pastikan kebersihan organ kewanitaan kita terjaga.

Meskipun repot dan mungkin bikin nggak enak dengan teman sekantor, namun kesehatan kitalah yang harus kita prioritaskan. Dan anyanganyangan juga bukanlah aib, setiap orang bisa saja mengalaminya, jadi Anda tak perlu terlalu malu. Karena teman atau atasan Anda pasti juga akan memakluminya

(Visited 92 times, 1 visits today)