Fakta di Balik Kesempurnaan Bercinta dalam Film DewasaFakta di balik kesempurnaan bercinta dalam film dewasa – Anda mungkin saja termasuk juga orang yang kerap mengidamkan dapat melakukan hubungan intim seperti dalam adegan-adegan dalam film dewasa.

Hal itu memang wajar, karena dari segi fisik aktor film itu mempunyai tampang yang cantik dan ganteng, serta bentuk badan yang sempurna. Selain itu, nafsu bercinta dari masing-masing pasangan juga sangat membara membuat kita pasti iri.

Dari hal durasi atau lamanya bercinta, adegan dalam film dewasa memang bikin kita terkagum-kagum. Bagaimana tidak, dalam sebuah adegan bercinta biasanya bisa sampai ber-puluh-puluh menit atau bahkan bisa sampai satu jam.

Benarkah mereka yang terdapat dalam film dewasa itu benar-benar seperti itu? Mereka memiliki nafsu yang selalu membara dan dapat bercinta dalam durasi yang begitu lama?

Perlu kita ketahui bersama jika adegan yang Anda saksikan dalam film dewasa akan sulit Anda temui di dunia nyata. Oleh karenanya janganlah terlalu berobsesi untuk dapat bercinta seperti adegan dalam film dewasa.

Menjadikan film dewasa sebagai referensi inovasi bercinta tidaklah salah. Ini justru penting untuk meningkatkan gairah serta mengatasi kebosanan Anda dan pasangan.

Namun menjadikan film dewasa sebagai acuan atau sekedar untuk perbandingan dengan diri Anda sendiri atau pasangan adalah tindakan yang justru dapat merusak kehidupan seksual Anda. Karena dalam film dewasa hanyalah rekayasa yang “mustahil” dapat dilakukan dalam dunia nyata.

Berikut beberapa fakta di balik kesempurnaan bercinta dalam film dewasa yang perlu kita tahu.

Fakta di Balik Kesempurnaan Bercinta dalam Film Dewasa

Ukuran Mr P yang Besar

Sering kita melihat ukurna Mr P yang super besar ketika menonton film dewasa. Kita juga terkadang jadi membayangkan sepertinya akan “mantap” sekali jika bercinta dengan ukuran Mr P super seperti itu.

Namun tahukah Anda jika dalam proses shooting film dewasa hanya sedikit atau bahkan sangat jarang wanita yang dapat menikmati ukuran penis yang terlampau besar. Menurut Seymore Butts, salah satu sutradara film dewasa, kebanyakan aktris film dewasa merasakan kesakitan waktu beradegan hubungan intim dengan aktor yang mempunyai Mr P besar.

 “Saya sering kali harus mengedit muka aktris yang terlihat kesakitan karenanya mengganggu. Itu dapat merusak fantasi pemirsa, ” kata Butts.

Bercinta Secara Maraton

Kita pasti akan iri ketika nonton film dewasa yang bercinta dalam durasi yang lama. Kita menjadi sering berangan-angan pastilah sangat puas jika kita dapat bercinta sampai begitu lama.

Eits, lagi-lagi dalam adegan film dewasa ini hanyalah rekayasa. Selain mereka telah konsumsi pil atau injeksi supaya dapat bertahan lama, pengambilan gambar juga tidaklah terus menerus, tetapi juga ada jeda untuk istirahat beberapa jam atau bahkan beberapa hari sampai dapat mencapai ereksi kembali.

Parahnya lagi, proses shooting film dewasa yang terus-menerus sepanjang bertahun-tahun sangatlah berbahaya terhadapa organ vital para aktor. Banyak di antara mereka yang tidak dapat ejakulasi waktu berhubungan intim, bahkan juga ada yang telah kebal dengan obat antiimpotensi yang kerap mereka minum waktu berakting.

Libido yang Susah Terpuaskan

Film DewasaMemanglah ada aktor atau aktris film dewsa yang tampil murni karena ingin bercinta, namun jumlahnya sangat sedikit. Menurut Butts, kebanyakan para pemain film dewasa rela melakukan itu antaran bayaran yang tinggi.

Hampir setiap pemain film dewasa tak nikmati hubungan intim. Ada juga pemain yang lesbian jadi tak dapat menikmati hubungan intim dengan pria. Tetapi, mereka mengerjakannya atas dasar karena itu pekerjaannya, serta mereka telah belajar bagaimanakah berakting memalsukannya.

Ejakulasi Wanita

Sampai sekarang masih menjadi perdebatkan apakah benar wanita dapat ejakulasi seperti dalam film dewasa. Di luar dari perdebatan itu, untuk mendapatkan adegan ejakulasi wanita dalam film dewasa kerapkali aktrisnya keluarkan urine, atau sutradara mesti hentikan pengambilan gambar supaya aktris dapat isi Miss V mereka dengan air.

Bercinta Tanpa Memakai Kondom

Walaupun setiap pemain film dewasa yang profesional rutin tiap 14-30 hari melakukan tes untuk tahu ada tidaknya infeksi menular seksual (IMS), namun bercinta tanpa memakai kondom dengan berganti-ganti pasangan tetap saja sangatlah rawan tertular penyakit menular seksual.

Itulah beberapa di balik kesempurnaan bercinta dalam film dewasa. Karena tuntutan kesempurnaan itulah, maka banyak adegan yang harus direkayasa bahkan sampai menyiksa para pemainnya. Tonton film dewasa seperlunya saja dan jadikan itu sekedar sebagai referensi serta pembangkit gairah, jangan sebagi tuntutan untuk diri kita sendiri apalagi pasangan.

Semoga info ini bermanfaat ya Herbalers.

Banyak dicari:
film dewasa
.
(Visited 140 times, 1 visits today)