Wanita kerap dianggap tidak butuh dan ingin bercinta, ini karena gairahnya yang sering naik-turun. Sebenarnya apa sih faktor yang mempengaruhi gairah wanita?

Faktor yang Mempengaruhi Gairah Wanita
Faktor yang Mempengaruhi Gairah Wanita

Faktor yang mempengaruhi gairah wanita – Banyak orang yang masih beranggapan salah mengenai seksualitas wanita. Ada asumsi kalau gairah bercinta wanita lebih lemah dari pada pria.

Ada juga yang menganggap jika wanita lebih pasif dalam bercinta dari pada pria. Bahkan tidak sedikit yang menilai jika bercinta bukanlah sesuatu yang penting bagi wanita. Serta  banyak asumsi-asumsi salah yang lain, yang pada intinya berasumsi kalau wanita tidak menyukai atau mebutuhkan seks.

Di lain pihak, pria dinilai selalu ingin dan membutuhkan seks dalam sehari-harinya. Sampai-sampai ada anggapan jika pria ‘tidak bisa hidup’ tanpa bercinta. Ini menjadikan seolah-olah seks menjadi bagian terpenting dalam hidup pria.

Asumsi salah seperti ini lantaran masyarakat banyak belum mengerti mengenai masalah seksualitas yang sebenarnya. Dengan anggapan seperti ini, maka banyak membuat pria beranggapan seakan-akan istri hanya object pemuas seksual saja.

Padahal harus kita ketahui bersama, jika sebenarnya wanita juga menginginkan dan membutuhkan seks. Seperti yang disampaikan Guru Besar Seksologi serta Andrologi Fakultas Kedokteran Udayana, Denpasar, Prof. Wimpie Pangkahila Sp. And,dikutip dari liputan6.com “wanita juga merupakan makhluk seksual, berarti memiliki keinginan melakukan seks”.

Faktor yang Mempengaruhi Gairah Wanita

Gairah wanita maupun pria pada intinya sama, yaitu dipengaruhi oleh hormon dalam tubuh, keadaan psikis, rangsangan seksual, serta pengalaman seksual yang pernah dilakukan sebelumnya.

Bila beberapa faktor yang mempengaruhi gairah wanita ini positif, maka Ia akan memiliki gairah yang tinggi. Namun bila negatif, gairahnya pun akan turun. Dengan demikian, jenis kelamin baik pria atau wanita tidaklah mempengaruhi kualitas atau tingkat gairah seksual seseorang. Begitu juga tingkah laku seksualnya.

Sama dengan tingkah laku seksual pria, tingkah laku seksual wanita juga dipengaruhi macam-macam faktor, yakni :

Nilai-nilai Sosial Moral

Nilai-nilai sosial serta moral yang berlaku dalam satu orang banyak atau lingkungan sosial seorang sangat mempengaruhi gairah dan tingkah laku seksual. Lantaran nilai-nilai sosial serta moral bisa berkembang, jadi anggapan mengenai seksualitas dapat juga berkembang.

Pandangan tentang Seksualitas

Pandangan tentang seksualitas dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan. Karenanya, perubahan ilmu dan pengetahuan serta tehnologi punya pengaruh kuat pada pandangan pada seksualitas. Bahkan juga pengaruhnya sangatlah kuat, hingga terbentuk pandangan baru mengenai seksualitas.

Pengalaman Seksual Sebelumnya

Pengalaman seksual  sebelumnya juga berpengaruh terhadap gairah wanita dan tingkah laku seksualnya. Pengalaman seksual sebelumnya yang menyakitkan, bakal menyebabkan orang tidak mau mengulangi hal seperti itu.

Kondisi Organ Seksual

Organ seksual yang sehat dan berfungsi dengan normal menjadi faktor dasar yang mepengaruhi gairah seksualitas seseorang. Sebaliknya, organ seksual yang terganggu, menyebabkan gairah dan tingkah laku seksualmya terganggu juga. Selain pada wanita, ini semua juga dapat berlangsung pada pria.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi gairah dan tingkah laku seksual seorang wanita. Dengan mengetahui faktor penyebabnya, maka kita dapat menjaga agar gairah kita tidak mudah naik-turun.

(Visited 30 times, 1 visits today)